Sebab Yang Menyebabkan Keterlambatan Proyek Konstruksi - Alyandaj Reaction
 

Sebab Yang Menyebabkan Keterlambatan Proyek Konstruksi

| Posted in konstruksi

Sebab Yang Menyebabkan Keterlambatan Proyek Konstruksi

Apa pun tindakan anda dalam Perusahaan konstruksi, anda ingin memperhatikan bahwa kira-kira semua proyek konstruksi tak selesai pada bertepatan pada penyelesaian kontrak mereka.

Terlebih lagi, proyek yang tertunda sudah membuat hal yang sangat normal untuk disaksikan serta pada titik tertentu, kira-kira terasa seperti ini adalah hasil yang tak bisa dihindari. Tapi, keterlambatan dalam sebagian besar proyek konstruksi bisa sungguh-sungguh dihindari jika studi proyek yang pas dilakukan.

Jadi, berikut adalah sebab paling umum untuk keterlambatan proyek konstruksi:

  1. Manajemen yang tak efisien

Pengetahuan konstruksi yang kami miliki waktu itu mengizinkan kami untuk menerapkan manajemen yang pas untuk proyek konstruksi untuk memastikan pengiriman mutu yang diinginkan dalam waktu yang diperlukan. Tanpa manajemen itu, persyaratan yang disebutkan di atas tak bisa dicapai. Kebalikannya, hasil yang lebih parah mungkin menunggu di tikungan jika proses manajemen konstruksi anda tak sangat cepat.

Dalam sebuah proyek yang berlangsung di kairo, mesir, sebuah universitas sedang dibangun serta walaupun rencana pembangunan sedang dilaksanakan, proyek tersebut mengalami penundaan yang sangat besar.

Oleh sebab ini, tim manajemen sejak mulai menganalisis sebab serta secara mengejutkan aspek yang sangat sederhana tampaknya membuat penyebab utama keterlambatan tersebut. Ini adalah fase tender, sebab manajemen yang buruk penetapan harga proyek dilakukan dalam waktu yang sangat singkat yang menyebabkan banyak kesalahan. Uang yang dianggarkan dihitung secara tak benar di banyak item boq yang menciptakan arus kas yang tak akurat.

Contohnya, rencana uang bulanan kontraktor mengatakan bahwa volume kerja mei 2016 sekitar 20 juta egp, sedangkan tampaknya sebaiknya 35! Rencana manajemen yang dilaksanakan dengan buruk menyebabkan periode waktu yang tak efisien untuk mengeksekusi penetapan harga proyek yang secara default menyebabkan banyak kesalahan penetapan harga.

Kesalahan itu tak hanya menyebabkan permasalahan arus kas serta menjadi kontraktor tak bisa menyelesaikan sasaran yang direncanakan, tapi juga menyebabkan keterlambatan besar dalam bertepatan pada penyelesaian proyek serta menekan status proyek ke batas di mana rencana pemulihan kira-kira tak mungkin.

Akhirnya, rencana manajemen proyek konstruksi mencakup lebih dari sekedar tahap penetapan harga serta kegagalan bisa timbul dalam fase-fase lain dari proyek kecuali jika dieksekusi dengan bagus serta setiap fase mempunyai waktu implementasi yang akurat.

  1. Kegagalan implementasi konstruksi

Melakukan proyek konstruksi memerlukan pengetahuan penuh tentang pernyataan metode yang dibuat untuk setiap item/elemen konstruksi; demikianlah sebabnya berarti untuk kontraktor mana pun untuk menyerahkan pernyataan metode itu sebelum dimulainya proyek untuk memastikan mereka disetujui serta bahwa mereka ingin mengizinkan para insinyur untuk melakukan pekerjaan konstruksi dengan bagus untuk penuhi mutu serta spesifikasi yang diperlukan.

Tapi, tak menyangka serius permasalahan itu bisa menyebabkan banyak kegagalan gak terduga terlebih lagi dalam aktifitas konstruksi yang paling sederhana.

Dengan demikian, salah satu penyebab umum keterlambatan proyek konstruksi adalah kegagalan kontraktor untuk mengeksekusi beberapa barang tertentu dengan benar yang menyebabkan kembali menerapkan seluruh proses lagi sehabis mendapatkan apa yang salah dalam eksekusi.

Setiap item selalu dipelajari secara akurat untuk mencapai metode konstruksi spesifik yang dengannya ia bisa dibangun.

  1. Bencana lingkungan/peristiwa yang tak bisa dihindari

Setiap proyek konstruksi yang berlangsung lebih dari satu tahun pasti ingin terkena beberapa peristiwa lingkungan yang tak bisa dihindari sebab perubahan masa sepanjang tahun.

Sebagai contoh, di masa dingin ada beberapa hari hujan lebat yang menjadi sangat mustahil untuk pekerja untuk menerapkan aktifitas konstruksi (terutama beton).

Kala keadaan seperti ini berlangsung, semua kegiatan keamanan bisa dilakukan adalah melindungi kehidupan pekerja. Tapi demikian, keamanan tak bisa mengizinkan mereka untuk melewati kondisi itu serta melanjutkan fase eksekusi.

Semua pekerjaan selalu ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut kala iklim cocok untuk bekerja.

Tapi, bencana lingkungan bisa membuat banyak hal tidak hanya hujan. Berikut adalah beberapa contoh peristiwa force majeure yang mungkin: badai, badai, gempa bumi, status temperatur ekstrem, dll.

Dengan demikian, penundaan pasti ingin berlangsung pada proyek jika keadaan itu pengaruhi aktifitas kritis proyek.

  1. Permasalahan desain

Setiap proyek konstruksi bisa diringkas dalam 3 fase yang mewakili semua aktifitas yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dari hari awal sampai hari terakhir proyek. Singkatnya, fase-fase itu adalah:

  • Desain
  • Eksekusi

Pemeliharaan serta operasi pasca konstruksi

Di sini kita ingin berdiskusi terutama tentang tahap awal (desain). Tahap itu bisa membuat ancaman nyata untuk timeline proyek sebab masalah-masalahnya sebagian besar ditemui pada fase eksekusi. Tak peduli seberapa bagus desain direvisi atau ditinjau, fase eksekusi menunjukkan terhadap anda apa yang salah dengan desain tersebut. Itu mungkin sedianya ditemui dengan cara yang sangat keras di mana anda, contohnya, mendirikan elemen beton serta kemudian melihatnya runtuh atau berubah bentuk dalam beberapa hari. Dari konstruksinya.

Permasalahan desain bermacam serta jumlahnya sangat besar sampai-sampai bisa menunda proyek semasih berbulan-bulan begitu ditemui.

Sekarang kita bisa memahami pentingnya pekerjaan metode (shop-drawing) yang diperlukan sebelum serta dalam fase eksekusi. Ini tak hanya membantu tim eksekusi untuk mengimplementasikan proyek dengan bagus, tapi juga membantu mendapatkan permasalahan dalam desain pada tahap pertama proyek, memberi kita waktu untuk menyelesaikan permasalahan sebelum waktu eksekusi elemen yang rusak.


Alyandaj Reaction ©2019. All Rights Reserved.
Powered by WordPress. Theme by Phoenix Web Solutions